Rabu, 13 Maret 2013

OSI LAYER


Agar setiap peralatan dalam sebuah jaringan dapat berkomunikasi, maka peralatan tersebut harus memiliki bahasa yang sama. Hal itulah yang disebut dengan protokol. Protokol adalah sekumpulan aturan yang mendefinisikan bagaimana peralatan-peralatan dalam jaringan saling berkomunikasi. Pada mulanya setiap vendor memiliki standar masing-masing sehingga sebuah peralatan jaringan hanya dapat berkomunikasi dengan peralatan yang memiliki merek yang sama. 
Kemudian agar setiap peralatan jaringan dari berbagai vendor dapat saling berkomunikasi dibuatlah standarisasi. Salah satu standar yang banyak digunakan saat ini adalah OSI (Open System Interconnection) yang dikembangkon oleh ISO (Internasional Standart Organization). Pada model OSI ini diterapkan model lapisan atau layer dimana  setiap lapisan memiliki fungsi masing-masing. Standar OSI tidak membahas secara  mendetail tentang cara kerja masing-masing lapisan.
         Tetapi hanya memberikan konsep dan menentukan proses yang terjadi pada lapisan tertentu serta menentukan protokol yang dapat digunakan pada lapisan tersebut. Pada model OSI, ada tujuh lapisan/layer beserta fungsi pada tiap layer dan contoh protokol. Tutorialnya bisa di download pada link ini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar